Selain piagam penghargaan, komitmen Bojonegoro dalam menjaga kualitas kesehatan masyarakat ini juga berbuah manis berupa Dana Insentif Fiskal (DIF) Tahun 2025 kategori kinerja penurunan stunting senilai Rp 5.902.726.000.
Apresiasi dan Komitmen Wakil Bupati
Menyikapi pencapaian ini, Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya di hadapan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) pada apel pagi, Rabu (19/11/2025).
“Alhamdulillah, angka stunting di Kabupaten Bojonegoro berhasil turun. Ini adalah bukti nyata komitmen bersama kita dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia,” ujar Wakil Bupati.
Di hadapan ASN, Wakil Bupati Nurul Azizah menekankan bahwa keberhasilan ini adalah hasil dari aksi konvergensi kolaboratif yang melibatkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, hingga partisipasi aktif dari masyarakat.
Ia juga berharap agar prestasi ini tidak membuat jajaran Pemerintah Kabupaten berpuas diri. Seluruh ASN didorong untuk terus memperkuat kinerja yang responsif dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Saya mengajak seluruh ASN untuk menjaga disiplin, semangat kerja, serta memegang teguh prinsip pelayanan prima kepada masyarakat. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi fondasi penting dalam setiap langkah pembangunan,” tegasnya.
Wakil Bupati Nurul Azizah menutup sambutannya dengan optimisme, “Dengan niat tulus dan kerja yang saling menguatkan, insyaallah kita dapat menghadirkan layanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga Bojonegoro.” (YR)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar