Jumat, 06 November 2026

Menimbang Pemilihan Ruang Kegiatan Mahasiswa: Antara Kebebasan Beribadah dan Kepekaan Interdenominasi




Dalam konteks kepekaan sosial untuk sekedar lewat atau rekreasi sesaat yang berpengaruh penting untuk iman seumur hidup, sawah ini netral milik siapa saja, meski ada pemiliknya.

Opini Yonathan Rahardjo

Kehidupan kampus selalu dinamik, menjadi wadah bertemunya berbagai pemikiran, latar belakang, dan dinamika keorganisasian. 

Penyelesaian Masalah Air dan Pupuk Jadi Kunci Capaian Produksi Padi Bojonegoro




Bagaimana Sinergi Pemupukan dan Infrastruktur Air Dorong Bojonegoro Puncaki Produksi Padi Jawa Timur?

BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com — Tingginya angka produksi padi di Kabupaten Bojonegoro tidak lepas dari upaya penyelesaian masalah teknis pertanian yang dihadapi para petani di lapangan. Berdasarkan data Kerangka Sampel Area (KSA) amatan September yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2 November 2026, Bojonegoro mencatatkan luas panen padi sebesar 159,19 ribu hektare dengan estimasi produksi mencapai 868.808 ton gabah kering giling (GKG).

Transformasi Tata Kelola ASN Berbasis Hasil: Pengisian Jabatan Tanpa Open Bidding Dimulai dari Bojonegoro


Transformasi Tata Kelola ASN Berbasis Hasil: Pengisian Jabatan Tanpa Open Bidding Dimulai dari Bojonegoro

JAKARTA, www.penerbitmajas.com — Reformasi tata kelola Aparatur Sipil Negara (ASN) mengalami pergeseran mendasar dari pola formalitas administratif menuju birokrasi berorientasi hasil nyata. Sistem Manajemen Talenta nasional kini resmi diterapkan untuk menggantikan mekanisme lelang jabatan terbuka (open bidding) dalam pengisian jabatan struktural daerah, yang ditegaskan dalam rapat koordinasi penerapan Manajemen Talenta Pemkab Bojonegoro di Kantor Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Kamis (5/11/2026).

Terancam Alih Fungsi Lahan, Kelestarian Situs Geopark Bojonegoro Diuji Tim UNESCO



BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com- Ancaman alih fungsi lahan dan degradasi lingkungan mengintai kelestarian 20 geosite, tiga biosite, dan delapan cultural site di Kabupaten Bojonegoro. Bentang alam unik—seperti Kayangan Api, Teksas Wonocolo, Kedung Lantung, dan Antiklin Kawengan—saat ini berada di titik krusial akibat tingginya tekanan pembangunan dan aktivitas eksplorasi lahan.

Harapan Setelah Geopark Bojonegoro Resmi Memperoleh Status Diterima oleh Dewan UNESCO Global Geopark



Pengakuan dunia ini diharapkan tidak hanya berhenti pada predikat tetapi benar-benar hadir sebagai penjamin keutuhan dan keberlanjutan warisan bumi Bojonegoro.

Opini Yonathan Rahardjo

Kelestarian situs geologi langka di Bojonegoro kini berada di titik krusial. Bentang alam unik yang menyimpan rekam jejak sejarah bumi—mulai dari fenomena api tak kunjung padam di Kayangan Api, struktur tektonik dan batuan kuno, hingga kawasan sejarah perminyakan (petroleum history)—menghadapi tantangan nyata berupa tekanan lingkungan serta dinamika pemanfaatan lahan.

Warga Balen Padati Pasar Murah, Akses Layanan Kesehatan dan Pendidikan Jadi Sorotan Utama


Warga Balen Padati Pasar Murah, Akses Layanan Kesehatan dan Pendidikan Jadi Sorotan Utama

BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com — Ratusan warga memadati halaman Masjid BSA Babus Salam, Dusun Gampeng, Desa Kedungbondo, Kecamatan Balen, pada Rabu malam (4/11). Kehadiran masyarakat ini meramaikan agenda Pasar Murah Setelah Sholat Isya' (PASS ISYA') yang menjadi ruang interaksi langsung antara warga dan pemerintah daerah.

Kamis, 05 November 2026

Benarkah Mengalah Tanpa Perlawanan Itu Memuliakan Tuhan?


Apakah kita hanya memuliakan Tuhan di dalam lagu gereja?

Opini Yonathan Rahardjo

Jadi mengapa selama ini kita diajar oleh gereja untuk mengalah berdasar ayat Alkitab yang sama? Matius 5:38–41 ini Sabda Tuhan Yesus sendiri. Dan kita dihipnotis untuk menerima penindasan orang lain terhadap kita. Lalu dikuatkan begitu banyak ayat yang lain terutama saat Tuhan Yesus diadili di depan Mahkamah Agama Yahudi dan di depan Pontius Pilatus. Bahkan puncaknya dengan penyaliban-Nya.

Balik Posisi Jangan Lemah Ditindas





Baca ayat Alkitab tanpa konteks kultural itu berbahaya

Opini Yonathan Rahardjo 

Wah bisa bahaya, baca ayat Alkitab tanpa konteks kultural. Contoh ayat tentang bila orang menamparmu dengan pipi kanan berikanlah pipi kiri. Lalu orang menyuruhmu berjalan satu mil, berjalanlah dua mil. Matius 5:38–41.

Rabu, 04 November 2026

Ngopi Bersama Musa dan Yesus



Seberapa penting ngopi bersama Musa dan Yesus?

Opini Yonathan Rahardjo

Musa dan Yosua pasti sering ngopi bersama, kalau zaman sekarang. Kalau pada zaman mereka, anggur, susu segar, yogurt, air mata air, air sumur, bir kuno, yang lazim ada.

Betapa Susah Tunduk Kepada Allah



 Mengapa kita begitu susah tunduk kepada Allah?

Opini Yonathan Rahardjo 

Allah gunung, berkuasa ketika di gunung. Allah tanah datar berkuasa di tanah datar. Pemahamannya seperti terhadap dewa-dewa penguasa teritorial di agama pagan. 1 Raja-raja 20:23.

Anatomi Industri Bayangan: Menimbang Ulang Pemberantasan Rokok Ilegal dari Hulu hingga Tapak

Bagaimanakah Anatomi Industri Bayangan: Menimbang Ulang Pemberantasan Rokok Ilegal dari Hulu hingga Tapak?

Opini Yonathan Rahardjo, drh.

Pemberitaan mengenai langkah Satpol PP Kabupaten Bojonegoro mengumpulkan anggota Linmas dan pedagang di Pendopo Kecamatan Trucuk untuk bersosialisasi soal regulasi cukai menyuguhkan sebuah pemandangan yang lazim dijumpai dalam tata kelola pemerintahan daerah. Di atas kertas, kegiatan ini dibingkai sebagai upaya preventif. Namun, jika diletakkan di bawah mikroskop analisis yang objektif, peristiwa ini menyibak sebuah dilema struktural yang jauh lebih rumit ketimbang sekadar imbauan agar warung-warung kecil tidak lagi menjual rokok tanpa pita resmi.

Politik yang Mengikuti Yesus





Bagaimanakah politik yang mengikuti Yesus?

Opini Yonathan Rahardjo

Banyak hal yang mengatasnamakan "Partai Kristen" atau "Politik Kristen" justru sering kali jauh—bahkan bertolak belakang—dari teladan hidup dan ajaran Yesus Kristus.

Mengapa hal itu bisa terjadi, dan di mana letak penyimpangannya? Mari kita bedah:

Selasa, 03 November 2026

Ekologi Bahasa dan Nurani Publik: Menghidupkan Kembali Kejujuran Kata di Ruang Publik








Ekologi Bahasa dan Nurani Publik: Menghidupkan Kembali Kejujuran Kata di Ruang Publik

Opini Yonathan Rahardjo 

Di tengah arus informasi yang bergerak begitu cepat—bahkan sering kali mendahului proses berpikir kita—bahasa di ruang publik tampak semakin kehilangan ruhnya. Kalimat-kalimat yang berseliweran di linimasa, ruang wacana politik, hingga percakapan sehari-hari kian terjebak dalam jebakan pragmatisme verbal. Kata-kata tidak lagi difungsikan sebagai jembatan yang menghubungkan nurani, melainkan sekadar instrumen transaksional untuk memenangkan kepentingan sesaat.

Membedah Teologi Kelimpahan Versus Teologi Kemakmuran: Sebuah Catatan Kritis


Membedah Teologi Kelimpahan Versus Teologi Kemakmuran: Sebuah Catatan Kritis

Opini Yonathan Rahardjo

Diskusi mengenai makna kesejahteraan dan berkat dalam kekristenan sering kali terjebak dalam dikotomi yang keliru, atau sebaliknya, direduksi secara sempit demi mengejar materi. Pernyataan yang menegaskan bahwa Yohanes 10:10 bukanlah teologi kemakmuran, melainkan teologi kelimpahan, membuka ruang permenungan yang jauh lebih dalam mengenai esensi hidup yang ditawarkan oleh Kristus.

Ketika Nobel Sastra Kehilangan Disiplin Estetika dan Keotentikan Sastra


Ketika Nobel Sastra Kehilangan Disiplin Estetika dan Keotentikan Sastra 

Opini Yonathan Rahardjo

Pengumuman Hadiah Nobel Sastra 2026 kepada penyair dan esais Kanada, Anne Carson, kembali memantik perdebatan lama yang kian krusial: ke mana arah tolok ukur literer dunia ini sedang melangkah? Akademi Swedia menganugerahkan penghargaan tertinggi tersebut dengan alasan eksperimentasi bentuk dan dialognya dengan mitologi klasik. Namun, dari sudut pandang kedisiplinan ilmu sastra dan etika ke pengarangan, keputusan ini justru memperlihatkan kekaburan demarkasi yang semakin memprihatinkan. Nobel Sastra 2026 telah bertindak "tidak disiplin sastra."

Minggu, 01 November 2026

SMPN 2 Bojonegoro Sukses Gelar Pelatihan Menulis Cerita Fiksi, Non-Fiksi, dan Bijak Bermedsos


SMPN 2 Bojonegoro Sukses Gelar Pelatihan Menulis Cerita Fiksi, Non-Fiksi, dan Bijak Bermedsos

BOJONEGORO, www.penerbitnajas.com — SMP Negeri 2 Bojonegoro sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Menulis Cerita Fiksi dan Non-Fiksi serta Bijak Bermedsos. Acara ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa-siswi yang mengenakan seragam pramuka.

Tentang Orang Kudus


Hari raya semua orang Kudus punya maksud gereja menghormati orang Kudus

BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com - Hari raya orang Kudus adalah tema misa Minggu 1 November 2026 di Gereja Katolik Santo Paulus Bojonegoro. Romo Sapta Widada, C.M. mengungkapkan tentang gereja mengimani Persekutuan para Kudus dan kebangkitan dan hidup kekal. 

Menjaga Titik Nadi Kehidupan: Refleksi Riset atas Penolakan Proyek Geothermal di Gunung Pandan






Menjaga Titik Nadi Kehidupan: Refleksi Riset atas Penolakan Proyek Geothermal di Gunung Pandan

Opini Yonathan Rahardjo

Transisi energi menuju sumber daya terbarukan sering kali digaungkan sebagai jalan keluar mutlak dari krisis iklim global. Namun, kacamata riset kebijakan publik dan studi lingkungan kerap kali menemukan paradoks di tingkat tapak: narasi besar transisi hijau sering berbenturan dengan realitas sosial-ekologis masyarakat lokal. Peristiwa di Pendapa Kecamatan Gondang, Bojonegoro, pada Jumat (30/10/2026) lalu—ketika sekitar 250 warga Desa Krondonan secara tegas menolak survei potensi geothermal (panas bumi) Gunung Pandan—menjadi studi kasus nyata tentang bagaimana abainya perencanaan partisipatif dapat menyulut konflik sosio-ekologis.

Sabtu, 31 Oktober 2026

Merawat Gotong Royong: Catatan Reflektif tentang Tata Kelola dan Keterbukaan Kepanitiaan




Merawat Gotong Royong: Catatan Reflektif tentang Tata Kelola dan Keterbukaan Kepanitiaan

Opini Yonathan Rahardjo

Dalam tradisi masyarakat kita, kepanitiaan bersama atau organisasi akar rumput selalu berakar dari satu niat yang sama: bekerja bersama, memikul beban bersama, dan merayakan hasil usaha bersama. Namun, seiring berjalannya sebuah kegiatan, dinamika di lapangan sering kali menghadirkan tantangan tersendiri yang menguji kekompakan.

Kamis, 29 Oktober 2026

Sinergi Pendidikan dan Kesehatan: Menyongsong Masa Depan Generasi Bangsa dari Lingkungan Sekolah


Sinergi Pendidikan dan Kesehatan: Menyongsong Masa Depan Generasi Bangsa dari Lingkungan Sekolah 

Opini Yonathan Rahardjo

Pendidikan dan kesehatan adalah dua pilar fundamental yang tidak bisa dipisahkan dalam membangun kualitas sumber daya manusia sebuah bangsa. Tanpa raga yang sehat, proses penyerapan ilmu di ruang-ruang kelas tentu tidak akan berjalan secara optimal. Oleh karena itu, langkah konkret yang mengintegrasikan kedua aspek ini di lingkungan institusi pendidikan patut mendapat apresiasi mendalam.