Catatan Hidangan bekas oleh pengarang untuk pembacanya yang menyelundup di benakku pagi ini setelah semalam mengisi materi pelatihan menulis cerpen di WAG setelah kepergian sastrawan besar dari Surabaya
Catatan Hidangan bekas oleh pengarang untuk pembacanya yang menyelundup di benakku pagi ini setelah semalam mengisi materi pelatihan menulis cerpen di WAG setelah kepergian sastrawan besar dari Surabaya Oleh: Bekas penulis buku harian waktu SD yang setiap halaman tulisannya dilengkapi dengan ilustrasi gambar gambar sendiri bukan gambar orang lain Bila sastrawan yang itu mengatakan adalah bekas bila menyiarkan karyanya sebelumnya di media sosial baru mempersembahkan kepada pembaca dan pelatihan itu terasa membongkar ingatan tentangnya saat membahas buku kumpulan cerpenku tetaplah menulis saja dan beraktivitas sastra apa pun karena kalau tidak begitu kesastraanmu akan mati seperti yang dikatakan oleh sastrawan besar yang baru berpulang kemarin. Sebutan hidangan basi adalah karena latar belakangnya yang sudah menulis pada masa sebelum zaman digital saiber di mana proses menulis merupakan ruang privat oleh karena alatnya tidak terkoneksi teknologi dengan orang...