Ketika 2.025 Cahaya Menari: Detak Jantung Bojonegoro di Ambang Sejarah
BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com - Senja itu, bukan senja biasa. Di jantung Bojonegoro, udara bergetar, memanggul beban antisipasi yang pekat. Aroma tanah basah berbaur dengan bisikan angin, membawa serta riuh yang perlahan membesar, bagai ombak yang menghantam karang. Kota ini, yang sering dianggap sunyi, kini berdenyut, menjadi panggung megah bagi puncak peringatan Hari Koperasi ke-78 Provinsi Jawa Timur. Di bawah langit yang mulai menelan sisa-sisa cahaya, Stadion Letjen H. Soedirman adalah kanvas hitam, menunggu sapuan kuas yang akan mengubahnya menjadi sesuatu yang tak terbayangkan. Ribuan pasang mata terpaku, menanti... apa yang akan terjadi selanjutnya?

