Fokus Terbaru
Penyelesaian Masalah Air dan Pupuk Jadi Kunci Capaian Produksi Padi Bojonegoro
Bagaimana Sinergi Pemupukan dan Infrastruktur Air Dorong Bojonegoro Puncaki Produksi Padi Jawa Timur? BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com — ...
Kamis, 22 Januari 2026
YESUS MENGUSIR SETAN
Yesus mengusir roh-roh jahat dari seorang pria yang dirasuk ke dalam kawanan babi, yang kemudian berlari ke danau dan mati tenggelam. Peristiwa ini dicatat dalam Injil Matius 8, Markus 5, dan Lukas 8.
YESUS DAN ORANG BUTA
Berdasarkan catatan rinci di dalam keempat Injil, terdapat setidaknya 8 orang buta yang disembuhkan secara spesifik dalam peristiwa-peristiwa yang dicatat. Namun, Alkitab juga menyatakan bahwa Yesus menyembuhkan "banyak" orang buta lainnya dalam berbagai kesempatan tanpa menyebutkan jumlah pastinya.
Rabu, 21 Januari 2026
YESUS DAN PEREMPUAN
Senin, 12 Januari 2026
Wayang Potehi dan Kepemimpinan Jawa di Tanah India: Catatan Budaya dari Rabindranath Tagore CentreSI
Wayang Potehi dan Kepemimpinan Jawa di Tanah India: Catatan Budaya dari Rabindranath Tagore Centre
SIDOARJO, www.penerbitmajas.com - Asosiasi Tradisi Lisan (ATL) Jawa Timur sukses menggelar diskusi daring bertajuk "Jagongan ATL Jatim Seri 15" pada Minggu malam (11/1/2026). Acara dipimpin oleh Henri Nurcahyo selaku moderator ini membedah hasil kunjungan delegasi budaya Indonesia ke Rabindranath Tagore Centre (ICCR) di Kolkata, India, yang menjadi pusat pertemuan cendekiawan dan seniman dunia dalam seminar tradisi lisan internasional.
Senin, 29 Desember 2025
Sudut Edukasi: Mengembalikan Marwah Bahasa
Mukadimah
Dalam diskursus pendidikan bahasa, sering kali terjadi perdebatan klasik: apakah kita harus mengejar ketepatan tata bahasa (akurasitas) sejak awal, ataukah kita harus membiarkan gagasan mengalir bebas meskipun struktur bahasanya berantakan (kelancaran)? Sering kali, kurikulum pendidikan terjebak pada pendekatan preskriptif, di mana standar kebakuan dipaksakan sejak hari pertama. Padahal, jika kita menilik hakikat bahasa, urutan ini seharusnya dibalik. Bahasa pertama-tama harus diposisikan sebagai alat komunikasi, lalu secara bertahap diarahkan menuju standar kebakuan. Keduanya penting, namun keduanya menempati ruang dan waktu yang berbeda dalam kurva pembelajaran manusia.
Langganan:
Postingan (Atom)





