Fokus Terbaru

Penyelesaian Masalah Air dan Pupuk Jadi Kunci Capaian Produksi Padi Bojonegoro

Bagaimana Sinergi Pemupukan dan Infrastruktur Air Dorong Bojonegoro Puncaki Produksi Padi Jawa Timur? BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com — ...

Jumat, 23 Oktober 2026

Antuasiasme Ormas dan Rakyat Menyambut Pawai Budaya 1 November 2026




 Suasana rapat teknis untuk pawai budaya 1 November 2026 usai sarasehan ormas Sinergitas Ormas Bojonegoro 16 Oktober 2026. 

BOJONEGORO, www penerbitmajas.com - Ini adalah liputan kilas balik. Dalam rapat Sinergitas Ormas Bojonegoro 16 Oktober 2026 untuk pawai budaya 1 November 2026 dalam rangka Hari Jadi Bojonegoro ke-349, yang hadir dari Ormas antara lain perguruan silat PSH (Persaudaraan Setia Hati) Terate yang memberi tema kelompok pawai Ormas "Malawapati Bahagia Makmur Membanggakan". Pendekar PSHT Jamari mengusulkan tema itu dan forum menerima.

Penghargaan Berkelas Untuk Budayawan Suyanto Yang Pendekar Silat Persaudaraan Setia Hati Winongo


 www.penerbitmajas.com berkesempatan wawancara langsung dengan budayawan Suyanto yang juga pendekar silat internasional di halaman pendopo Malowopati pada 19 Oktober 2026 saat malam Hari Jadi Bojonegoro.

BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com — Momentum Hari Jadi ke-349 Kabupaten Bojonegoro (HJB 349) yang diperingati pada Selasa, 20 Oktober 2026, menjadi hari bersejarah bagi Suyanto MYK. Tokoh budayawan sekaligus praktisi pencak silat asal Bojonegoro ini resmi menerima penghargaan bergengsi di bidang kebudayaan dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Menggeser Paradigma Pembangunan Bojonegoro: Dari Mitologi Migas ke Sektor Padat Karya



Cerita pendek berbahasa Jawa karya Djajus Pete (yang dibahas dalam Roadshow di Kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata 2 Oktober 2026) dominan menyorot kehidupan pedesaan dengan karakter kuat para pelaku cerita, menghadapi tantangan perubahan zaman dengan dinamika industrinya seperti kehadiran pabrik sepatu di Sumberrejo Bojonegoro

Opini Yonathan Rahardjo

Selama bertahun-tahun, wacana pembangunan ekonomi di Kabupaten Bojonegoro hampir selalu berputar di sekitar narasi industri ekstraktif. Daerah ini kerap diidentikkan dengan kekayaan perut bumi, dana bagi hasil (DBH) migas, serta proyek-proyek bernilai triliunan rupiah yang berkarakter padat modal (capital intensive). Namun, jika kita mencermati anatomi kesejahteraan masyarakat di akar rumput, ada pertanyaan mendasar yang selalu mengusik: seberapa jauh dampak langsung industri ekstraktif tersebut dalam menyentuh dapur rumah tangga warga secara merata?

Kamis, 22 Oktober 2026

Hari Lahir Bojonegoro: Membaca Rekam Jejak Sejarah Lewat Empat Peristiwa Kunci




Doa bersama di pendopo Malowopati bersamaan dengan semua balai kelurahan/balai desa se Kabupaten Bojonegoro 19 malam 20 Oktober 2026

Opini Yonathan Rahardjo

Penetapan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro (HJB) setiap tanggal 20 Oktober bukan sekadar ritual tahunan atau selebrasi kebudayaan semata. Di balik angka dan penanggalan tersebut, terpaut narasi sejarah yang amat panjang—sebuah perpaduan antara penemuan arkeologis, dinamika kekuasaan masa kerajaan, hingga pergeseran administratif di era kolonial.

Festival Sandur dan Pawai Budaya Bojonegoro: Mengapa Rangkaian Acara Tradisi Tetap Tak Menggantikan Dampak Ekonomi Karnaval Massal?



 Festival Sandur dan Pawai Budaya Bojonegoro: Mengapa Rangkaian Acara Tradisi Tetap Tak Menggantikan Dampak Ekonomi Karnaval Massal?

Opini Yonathan Rahardjo

Penyelenggaraan Festival Sandur di Alun-alun Bojonegoro kerap menghadirkan rangkaian acara yang dikemas meriah—mulai dari pertunjukan seni Sandur, lomba mewarnai bagi anak-anak, panggung musik band, beragam pertunjukan kesenian, hingga pembagian makanan gratis untuk pengunjung. Upaya ini tentu patut diapresiasi sebagai hiburan rakyat sekaligus ruang pelestarian budaya lokal. Namun, jika dilihat dari kacamata cakupan dampak ekonomi dan partisipasi masyarakat secara menyeluruh, fungsi Festival Sandur tetap tidak dapat menggantikan keberadaan Pawai Budaya atau Bojonegoro Night Carnival (BNC).

Intinya Tidak Perlu Membenturkan Pawai Budaya Bojonegoro dengan Festival Sandur, Tidak Ada Kaitannya




Rapat teknis 16 Oktober 2026 persiapan pawai budaya Bojonegoro 1 November 2026

Opini Yonathan Rahardjo

 Intinya tidak perlu membenturkan pawai dan festival sandur. Tidak ada kaitannya. Perlu peka bahwa BNC dan Pawai Budaya Bojonegoro dampak ekonominya besar karena melibatkan masyarakat luas. Spektrumnya semua roda perekonomian semua masyarakat yang dilewati pawai dan semua lapisan masyarakat yang ikut pawai dan semua sektor ekonomi pendukung peserta sarana dan prasarana pawai.