Fokus Terbaru

Penyelesaian Masalah Air dan Pupuk Jadi Kunci Capaian Produksi Padi Bojonegoro

Bagaimana Sinergi Pemupukan dan Infrastruktur Air Dorong Bojonegoro Puncaki Produksi Padi Jawa Timur? BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com — ...

Minggu, 01 November 2026

SMPN 2 Bojonegoro Sukses Gelar Pelatihan Menulis Cerita Fiksi, Non-Fiksi, dan Bijak Bermedsos


SMPN 2 Bojonegoro Sukses Gelar Pelatihan Menulis Cerita Fiksi, Non-Fiksi, dan Bijak Bermedsos

BOJONEGORO, www.penerbitnajas.com — SMP Negeri 2 Bojonegoro sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Menulis Cerita Fiksi dan Non-Fiksi serta Bijak Bermedsos. Acara ini diikuti dengan penuh antusias oleh para siswa-siswi yang mengenakan seragam pramuka.

Tentang Orang Kudus


Hari raya semua orang Kudus punya maksud gereja menghormati orang Kudus

BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com - Hari raya orang Kudus adalah tema misa Minggu 1 November 2026 di Gereja Katolik Santo Paulus Bojonegoro. Romo Sapta Widada, C.M. mengungkapkan tentang gereja mengimani Persekutuan para Kudus dan kebangkitan dan hidup kekal. 

Menjaga Titik Nadi Kehidupan: Refleksi Riset atas Penolakan Proyek Geothermal di Gunung Pandan






Menjaga Titik Nadi Kehidupan: Refleksi Riset atas Penolakan Proyek Geothermal di Gunung Pandan

Opini Yonathan Rahardjo

Transisi energi menuju sumber daya terbarukan sering kali digaungkan sebagai jalan keluar mutlak dari krisis iklim global. Namun, kacamata riset kebijakan publik dan studi lingkungan kerap kali menemukan paradoks di tingkat tapak: narasi besar transisi hijau sering berbenturan dengan realitas sosial-ekologis masyarakat lokal. Peristiwa di Pendapa Kecamatan Gondang, Bojonegoro, pada Jumat (30/10/2026) lalu—ketika sekitar 250 warga Desa Krondonan secara tegas menolak survei potensi geothermal (panas bumi) Gunung Pandan—menjadi studi kasus nyata tentang bagaimana abainya perencanaan partisipatif dapat menyulut konflik sosio-ekologis.

Sabtu, 31 Oktober 2026

Merawat Gotong Royong: Catatan Reflektif tentang Tata Kelola dan Keterbukaan Kepanitiaan




Merawat Gotong Royong: Catatan Reflektif tentang Tata Kelola dan Keterbukaan Kepanitiaan

Opini Yonathan Rahardjo

Dalam tradisi masyarakat kita, kepanitiaan bersama atau organisasi akar rumput selalu berakar dari satu niat yang sama: bekerja bersama, memikul beban bersama, dan merayakan hasil usaha bersama. Namun, seiring berjalannya sebuah kegiatan, dinamika di lapangan sering kali menghadirkan tantangan tersendiri yang menguji kekompakan.

Kamis, 29 Oktober 2026

Sinergi Pendidikan dan Kesehatan: Menyongsong Masa Depan Generasi Bangsa dari Lingkungan Sekolah


Sinergi Pendidikan dan Kesehatan: Menyongsong Masa Depan Generasi Bangsa dari Lingkungan Sekolah 

Opini Yonathan Rahardjo

Pendidikan dan kesehatan adalah dua pilar fundamental yang tidak bisa dipisahkan dalam membangun kualitas sumber daya manusia sebuah bangsa. Tanpa raga yang sehat, proses penyerapan ilmu di ruang-ruang kelas tentu tidak akan berjalan secara optimal. Oleh karena itu, langkah konkret yang mengintegrasikan kedua aspek ini di lingkungan institusi pendidikan patut mendapat apresiasi mendalam.

Dinamika Visi, Pluralitas Organisasi, dan Kepastian Hukum Ormas: Sebuah Catatan Kritis


Ormas berlegalitas AHU Kemenhum adalah Organisasi Kemasyarakatan yang sah. Terdaftar atau tidak di Bakesbangpol, mereka dapat bersinergi dalam kebaikan bersama. 

Opini Yonathan Rahardjo

Kehidupan bermasyarakat selalu diwarnai oleh benturan pemikiran, keberagaman sudut pandang, serta perbedaan visi antarindividu. Baik dalam ranah teologis, dinamika kepanitiaan, hingga tata kelola keorganisasian formal, pluralitas pandangan merupakan keniscayaan yang tidak terelakkan. Perbedaan perspektif—seperti polemik teologis mengenai batas ketahtaan nabi—menjadi cermin logis bahwa setiap individu memiliki konstruksi visi yang unik. Ketika visi-visi yang beragam ini bertemu dalam sebuah wadah kepanitiaan atau organisasi, friksi dan pasang-surut (dinamika) adalah konsekuensi alamiah dari interaksi sosial.