Tampilkan postingan dengan label Lamongan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lamongan. Tampilkan semua postingan

Senin, 08 Desember 2025

Berita Lamongan Terkini

1. Kesiapan Libur Sekolah dan Nataru Diperketat

  • Keamanan Wisata: Pemerintah Kabupaten Lamongan bergerak cepat melakukan monitoring di berbagai destinasi wisata menjelang libur sekolah, Natal 2025, dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Aspek keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi perhatian utama.

Rabu, 17 September 2025

Misa Syukur HUT ke-44, Gereja Katolik Stasi Santa Maria Babat Lamongan Ajak Umat Tingkatkan Kualitas Iman


Ratusan umat Katolik di Babat, Lamongan, berkumpul dalam misa syukur yang penuh hikmat dan sukacita untuk merayakan hari ulang tahun ke-44 Gereja Katolik Stasi Santa Maria Babat, pada Minggu, 7 September 2025. Misa ini dipimpin oleh Romo Antonius Sapta Widada, CM dan Romo Adrianus Aman, CM dari Paroki Bojonegoro, dan bertepatan dengan perayaan Hari Kitab Suci Nasional.

Selasa, 19 Agustus 2025

Dimeriahkan Pertunjukan Wayang Kulit, Theresia dan Johanes Mengikat Janji Suci Pernikahan


Theresia Darmayatin Ruknowati dan Johanes Prasetya Kurniawan telah mengikat janji suci pernikahan dalam sebuah upacara pemberkatan kudus yang berlangsung pada hari Selasa, 05 Agustus 2025, pukul 12.00 WIB. Acara sakral ini diselenggarakan di Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria, Surabaya.

Minggu, 03 Agustus 2025

Kehidupan Kekal Bukan Harta Dunia, Pesan Menggugah dari Misa di Gereja Katolik Stasi Santa Maria Babat Lamongan


Umat Katolik di Stasi Santa Maria Babat Lamongan hari ini, Minggu, 3 Agustus 2025, berkumpul dalam Misa yang penuh makna. Misa yang dipimpin oleh R.P. Antonius Sapta Widada, C.M. ini diwarnai dengan suasana khusyuk dan penuh penghayatan, terutama saat homili yang disampaikan dengan begitu mendalam.

Jumat, 09 Mei 2025

Ketemu Tidak Sengaja





Ketika aku dan Mas Yo di Babat lewat Jalan Perintis di belokan menuju soto bawah cincim baru, tidak sengaja berpapasan dengan Bu Luluk. Saling tegur sapa, Bu Luluk meminta kami mampir ke rumah. 

SOTO, BAPTIS ULANG, DAN KESOMBONGAN




Soto Lamongan pojok Jalan Kertajaya XI menjadi langgananku waktu kuliah tinggal di Gang XID, ikut bulik dan mbahku. Oh begini ya rasa soto Lamongan. Beda dengan soto Bojonegoro yang dihidangkan ibuku setiap kebaktian rumah tangga gereja di rumah kami. 

Terkait:

Aku tak bicara tentang beda kedua jenis soto ini. Aku mau bicara tentang tafsir Alkitab sesuai konteks dan tidak sesuai konteks. Analog dengan kedua jenis soto itu,  sama-sama soto beda rasa, sama-sama tafsir Alkitab beda rasa. 

Tempo hari aku bahas tentang Roma pasal 6 dan Kisah Para Rasul pasal 19, yang jelas-jelas menyatakan baptisan konversi yaitu baptisan Roh bukan baptisan Yohanes itu hanya sekali, tidak ada baptis ulang. Sebagaimana Tuhan Yesus mati hanya sekali untuk kita, kita pun dibaptis hanya sekali bersama kematian Yesus. 

Konteksnya jelas untuk orang yang tidak pernah meninggalkan iman kepada Tuhan Yesus yang sudah dibaptis dalam nama Bapa-Putra-Roh Kudus. 

Di Alkitab tidak disebut umur orang yang sudah dibaptis itu. Anak atau sudah dewasa. Lalu orang menafsirkannya sesuai pendapatnya sehingga muncul pro-kontra baptisan anak. Padahal di Alkitab tidak disebut umur dan kelompok usia dan kedewasaan orang ini. 

Lalu soal orang yang bilang baptis ulang tidak ada, dikonotasikan orang itu sombong tidak mengakui dosa-dosanya. Padahal Paulus saja mengaku berdosa dan lemah sehingga butuh pertobatan terus-menerus.

Aku juga sudah bilang, repentance pertobatan terus-menerus itu harus kita lakukan. Karena setiap umat percaya pun karena masih bertubuh daging juga masih dapat bertindak dosa.

Paulus menulis pertobatan dengan rendah itu untuk mengingatkan kita. Maka kita melakukan pertobatan dengan rendah hati itu juga punya konteks, dan itu kita lakukan secara pribadi.

Kalau dua konteks itu dicampur, orang yang menolak baptis ulang pun dapat dihujat sebagai sombong.

Walah. Bertobat setiap hari itu harus dan tindakan pribadi. Tidak ada baptis ulang itu soal ajaran Alkitab.

Selama tidak meninggalkan Yesus, berbuat salah dan mohon ampun kepada Yesus ya cukup dengan pertobatan pribadi. Jadi jangan mempermainkan baptisan.

Lalu dibilang orang sudah berdosa besar kok tidak mau baptis ulang. Lah lah lah, bagi orang yang paham Alkitab, dosa besar atau kecil itu tidak ada bedanya. Sama-sama dosa. Bukti bahwa kita tidak dapat menuruti perintah hukum/taurat Allah. Melihat ART cewek lalu inginkannya tidak kurang bejat dari zinah dengan artis top.

Selama kita tidak menyangkal Roh Kudus yaitu meninggalkan Tuhan Yesus, maka kita harus bertobat terus-menerus. 

Di pertobatan itu, dengan sungguh-sungguh, berarti bersifat rendah hati. 

Jangan permainkan Allah dengan tafsiranmu sendiri. Tulisan ini jelek-jelek begini ditulis dengan rendah hati dan penerangan Roh Kudus karena dapat ditunjukkan dasar-dasar Alkitabnya sesuai konteks.

Jadi kalau mau berpendapat, cukup dasar pendapatmu dari ayat Alkitab. Tidak perlu mengutip pendapat nabi-nabi di luar Alkitab. Ia bisa jadi kelihatan suci dan benar. Tapi kau ingat bahwa setan pun dapat menyamar sebagai malaikat terang. (Yonathan)

MUKBANG SOTO LAMONGAN


Di Babat, soto Lamongan sangat terkenal. Ada ciri khasnya sebagai soto Lamongan, namun menurut banyak orang ada soto yang sesungguhnya ciri khas Surabaya-Madura. Bedanya terletak pada racikan bumbunya.