Minggu, 13 September 2026

Solidaritas Sosial dan Jejaring Kekerabatan

 Latar Belakang Masalah

Solidaritas sosial dan jejaring kekerabatan di tingkat lokal sering kali termanifestasikan melalui tradisi keagamaan dan budaya, salah satunya tercermin dalam tradisi kirim doa (tahlilan/mitung hari) yang dilakukan oleh paguyuban atau organisasi kemasyarakatan (ormas). Peristiwa wafatnya Ibu Sulasih Binti Samin—ibunda dari Moch. Bekti selaku Ketua Umum Panitia Hari Jadi Bojonegoro (HJB) Sinergitas Ormas Bojonegoro serta Ketua Perkumpulan Pamong Seni Budaya Bojonegoro (PPSBB)—pada 12 September 2026, menjadi sebuah momentum sosial yang menarik untuk dikaji secara sosiologis maupun antropologis.

Kehadiran segenap pengurus dan anggota ormas Kabupaten Bojonegoro dalam acara tahlilan hari ketiga yang diselenggarakan di kediaman keluarga Bapak Taridin di Desa Kemamang, Kecamatan Balen, pada 13 September 2026, menunjukkan adanya kohesi sosial yang kuat di antara beragam elemen organisasi kemasyarakatan di wilayah tersebut. Fenomena ini memperlihatkan bagaimana jejaring kultural dan birokrasi informal ormas tidak hanya beroperasi dalam ranah administratif atau perayaan formal, melainkan bertransformasi menjadi ruang solidaritas emosional ketika terjadi peristiwa duka di lingkup pimpinan atau tokoh sentral komunitas.

Pendekatan kualitatif diperlukan dalam penelitian ini untuk memahami makna subjektif, bentuk-bentuk modal sosial, serta pola relasi antar-ormas di Kabupaten Bojonegoro dalam merespons peristiwa duka. Penelitian ini berfokus untuk menggali bagaimana solidaritas mekanis dan organisasional terbangun, serta bagaimana ikatan kultural melalui seni budaya (seperti keberadaan sanggar PPSBB di sekitar lokasi) turut memengaruhi dinamika interaksi sosial di tengah masyarakat pedesaan.

Rumusan Masalah

  • Bagaimana bentuk dan wujud solidaritas sosial yang ditunjukkan oleh segenap ormas di Kabupaten Bojonegoro dalam merespons peristiwa duka di lingkungan internal kepengurusan?
  • Bagaimana peran jejaring organisasi kemasyarakatan dan komunitas seni budaya dalam memperkuat kohesi sosial di tingkat lokal?

Tujuan Penelitian

  • Mendeskripsikan bentuk solidaritas sosial antar-ormas di Kabupaten Bojonegoro melalui partisipasi dalam kegiatan kirim doa dan takziah.
  • Menganalisis peran jejaring kultural dan organisasi dalam mempererat hubungan kekeluargaan serta kebersamaan di kalangan masyarakat Bojonegoro.
(Yonathan Rahardjo, drh.)

Tidak ada komentar: