Sejarah Bojonegoro tidak lepas dari Islam dan kesenian tradisional. Dengan mengikuti sarasehan pada hari kedua pameran sejarah temporer Bojonegoro di Museum Rajekwesi malam ini 12 September 2026 kita dikuatkan. Bahwa tulisan aksara Arab berbahasa Jawa mewarnai sejarah Islam di Bojonegoro. Sedangkan seni pertunjukan Sandur terkait dengan budaya agraris di Bojonegoro. Pembicara Sandur adalah Okky seniman Sandur Sedhet Srepet. Pembahasan tak dapat dilepaskan dari budaya Bengawan Solo yang melintasi Bojonegoro.
