Sabtu, 10 Oktober 2026

Nabi Atau Bersifat Kenabian?


 Nabi Atau Bersifat Kenabian?

BOJONEGORO, www.penerbitmajas.com -Diskusi pelajaran sekolah Sabat pada Sabtu 10 Oktober 2026 di Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh Jemaat Bojonegoro dipimpin oleh Pemimpin Departemen Sekolah Sabat dan Bendahara Jemaat Heny Bastian.

Temanya Panggilan Seorang Nabi. Pelajarannya tentang Abraham, Elia, Yesaya, Daniel, Yohanes Pembaptis.

Diberi giliran berkomentar, penulis menambahkan tentang hal ini:

 Pemberitaan tentang Yesus Kristus adalah inti, puncak, dan pusat dari seluruh pesan kenabian. (Ibrani 1:1-4, Lukas 24:25). Lalu secara kontekstual, tugas seorang nabi mencakup lingkup pelayanan yang lebih luas pada zamannya, seperti: ​

Menegur Dosa dan Ketidakadilan Sosial

Para nabi sering dipanggil untuk menegur raja, pemimpin, atau rakyat yang melakukan kejahatan, penindasan terhadap orang miskin, atau penyembahan berhala. ​

Menyampaikan Kehendak dan Hukum Allah 

Nabi bertindak sebagai penyambung lidah Allah untuk memberikan petunjuk praktis, nasihat, serta peringatan moral agar umat hidup sesuai dengan ketetapan-Nya. ​

Menuntun Umat pada Pertobatan 

Panggilan kenabian bertujuan membawa hati manusia kembali berbalik kepada Allah dalam kehidupan sehari-hari pada masa nabi tersebut hidup.

Pada pembahasan tentang Yohanes Pembaptis, penulis menambahkan Yohanes pembaptis adalah nabi terakhir. Sesudah itu tidak ada nama nabi lagi kecuali orang yang bersifat kenabian dalam segala posisinya. Di luar hal itu tidak Alkitabiah.

Dalam Matius 11:13 disebutkan: ​"Sebab semua nabi dan hukum Taurat bernubuat hingga zaman Yohanes." (Yonathan)

Tidak ada komentar: