Senin, 16 Maret 2026

Yohanes 17

 Kamis, 19 Maret 2026

Yohanes 17

Berikut adalah narasi mengalir dari Yohanes 17, pasal yang berisi doa imam besar Yesus bagi diri-Nya sendiri, murid-murid-Nya, dan seluruh orang percaya, disusun agar Anda dapat merenungkannya dengan tenang.

Yesus Sang Anak yang Memuliakan Bapa

Ayat 1-5: Menjelang jam penyaliban, Yesus menengadah ke langit dalam doa yang intim. Ia meminta Bapa memuliakan Anak-Nya agar Anak itu pun memuliakan Bapa. Bagi Yesus, hidup yang kekal bukanlah sekadar konsep, melainkan pengenalan akan satu-satunya Allah yang benar dan akan Yesus Kristus yang telah diutus-Nya. Ia memohon agar Bapa mengembalikan kemuliaan yang telah Ia miliki bersama Bapa sebelum dunia dijadikan, sebagai penyelesaian misi ketaatan-Nya.

Yesus Sang Pendoa bagi Murid-Murid-Nya

Ayat 6-19: Yesus menyerahkan murid-murid-Nya ke dalam perlindungan Bapa. Mereka adalah milik Bapa yang telah dipercayakan kepada-Nya, yang telah menerima firman-Nya dengan setia. Yesus tidak meminta agar mereka diambil dari dunia, melainkan agar mereka dijaga dari yang jahat saat mereka diutus ke dalam dunia untuk menjadi saksi. Ia berdoa agar mereka dikuduskan dalam kebenaran, sebagaimana Ia telah menguduskan diri-Nya sendiri demi mereka, supaya mereka tetap bersatu dalam misi yang Ia emban.

Yesus Sang Pengikat Kesatuan Umat-Nya

Ayat 20-26: Cakupan doa Yesus meluas hingga mencakup setiap orang yang akan percaya kepada-Nya melalui kesaksian para murid di masa depan. Yesus memohon kesatuan yang sempurna—sebuah kesatuan yang mencerminkan hubungan antara Bapa dan Anak—agar dunia dapat percaya bahwa Bapa telah mengutus-Nya. Ia rindu agar mereka yang dikasihi-Nya dapat bersama-sama dengan Dia di tempat di mana Ia berada, untuk melihat kemuliaan-Nya. Ia menutup dengan menyatakan bahwa Ia telah memberitahukan nama Bapa dan akan terus memberitahukannya, agar kasih yang Bapa miliki bagi Anak, juga ada di dalam mereka.

Apakah Anda ingin saya melanjutkan narasi ini untuk Yohanes 18?


Tidak ada komentar: