Jumat, 16 Januari 2026

Logos

Logos (dari bahasa Yunani) adalah istilah kaya makna yang merujuk pada akal, pikiran, kata, firman, atau prinsip; dalam filsafat kuno, ia adalah tatanan ilahi semesta, sementara dalam retorika, ia adalah daya tarik persuasif melalui logika, fakta, dan data, seperti yang diajarkan Aristoteles. 

Dalam teologi Kristen, Logos merujuk pada "Firman" yang berinkarnasi sebagai Yesus Kristus. 

 Makna Logos dalam Berbagai Konteks: Filsafat Kuno: Konsep tentang akal ilahi atau tatanan kosmik yang mengatur alam semesta, juga berarti prinsip. 

Retorika (Seni Persuasi): Salah satu dari tiga elemen persuasi (bersama pathos dan ethos) yang melibatkan penggunaan logika, data, fakta, dan argumen untuk meyakinkan audiens. 

Bahasa & Logika: Kata, ucapan, pertimbangan akal, atau pernyataan yang berdasarkan kenyataan. 

Teologi: "Firman Allah" atau pribadi kedua Tritunggal, yang diidentifikasi sebagai Yesus Kristus dalam Injil Yohanes.

 Contoh Penggunaan: 
Dalam iklan: Menggunakan data statistik untuk meyakinkan pembeli. 

Dalam pidato politik: Menampilkan fakta dan angka untuk mendukung kebijakan. 

Dalam tulisan ilmiah: Menggunakan bukti eksperimen untuk mendukung kesimpulan. Secara ringkas, logos adalah konsep yang berkaitan dengan nalar, kata, dan prinsip, yang dimanfaatkan baik untuk memahami dunia maupun untuk meyakinkan orang lain melalui bukti dan logik

Tidak ada komentar: