Herodes Agung (memerintah 37–4 SM) adalah salah satu tokoh paling kompleks dan kontroversial dalam sejarah kuno. Ia dikenal dengan dua wajah: sebagai administrator dan pembangun yang jenius, namun juga sebagai tiran yang kejam dan paranoid.
Berikut adalah poin-poin penting untuk memahami sosoknya:
1. Identitas dan Ambisi Politik
* Asal-Usul: Herodes bukan orang Yahudi asli secara etnis. Ia berasal dari Idumea (Edom), keturunan Esau. Ayahnya, Antipater, memiliki hubungan kuat dengan Romawi.
* Gelar "Raja Orang Yahudi": Ia tidak mewarisi takhta melalui garis keturunan Daud, melainkan ditunjuk oleh Senat Romawi pada tahun 40 SM. Hal ini membuatnya selalu merasa tidak aman (insecure) karena rakyat Yahudi memandangnya sebagai penguasa asing yang tidak sah.
* Politikus Ulung: Ia sangat mahir menjalin hubungan dengan penguasa Romawi (mulai dari Julius Caesar, Markus Antonius, hingga Kaisar Augustus) untuk mempertahankan kekuasaannya.
2. Sang Ahli Bangunan (The Great Builder)
Meskipun dibenci karena kekejamannya, kontribusi arsitekturnya luar biasa. Proyek-proyeknya bertujuan untuk kemegahan pribadi sekaligus upaya mengambil hati rakyatnya:
* Bait Suci Yerusalem (Bait Allah Kedua): Ia merenovasi dan memperluas Bait Suci menjadi salah satu bangunan termegah di dunia kuno (Bait Suci inilah yang dikunjungi Yesus di kemudian hari).
* Benteng Masada & Herodium: Istana-istana benteng yang mewah dan sangat kuat di padang gurun.
* Kaisarea Maritima: Membangun pelabuhan buatan tercanggih pada masanya sebagai gerbang ekonomi menuju dunia Romawi.
3. Sisi Gelap: Kekejaman dan Paranoia
Seiring bertambahnya usia, Herodes menjadi sangat curiga terhadap siapa pun yang dianggap mengancam takhtanya.
* Keluarga Sendiri: Ia membunuh istrinya yang paling dicintai (Mariamne) karena tuduhan perselingkuhan/pengkhianatan, serta mengeksekusi tiga putra kandungnya sendiri karena takut mereka akan mengudeta dirinya.
* Kaisar Augustus pernah berujar: "Lebih aman menjadi babi Herodes daripada menjadi anaknya" (karena Herodes mematuhi hukum Yahudi untuk tidak makan babi, tetapi tidak ragu membunuh anak sendiri).
4. Peran dalam Narasi Alkitab (Matius 2)
Dalam konteks Matius 2, Herodes digambarkan sebagai antagonis utama:
* Pembantaian di Betlehem: Karena ketakutan mendengar kabar lahirnya "Raja orang Yahudi" yang baru dari orang Majus, ia memerintahkan pembunuhan semua bayi laki-laki di Betlehem.
* Simbol Perlawanan: Dalam hermeneutika biblika, Herodes mewakili kekuasaan dunia yang korup yang berusaha menghancurkan Kerajaan Allah.
Perbedaan Penting: "Herodes" yang Lain
Penting untuk tidak tertukar dengan keturunannya yang juga bernama Herodes dalam Perjanjian Baru:
* Herodes Antipas (Anaknya): Memerintah Galilea, yang memenggal Yohanes Pembaptis dan mengadili Yesus.
* Herodes Agripa I (Cucunya): Yang membunuh Yakobus dan memenjarakan Petrus (Kis 12).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar