Jakarta, Penerbitmajas.com - Informasi terbaru mengenai PDIP (Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan) di tahun 2025 sebagian besar berfokus pada hasil Kongres VI yang menetapkan kepengurusan baru untuk periode 2025-2030.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai PDIP terbaru 2025:
1. Kepengurusan DPP PDIP 2025-2030
Kongres VI PDIP yang diselenggarakan pada awal Agustus 2025 di Bali telah menetapkan susunan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk masa bakti 2025-2030, yang kemudian disahkan oleh Kementerian Hukum dan HAM.
Ketua Umum: Hj. Dyah Permata Megawati Setiawati Soekarnoputri (Megawati Soekarnoputri) kembali terpilih secara aklamasi.
Sekretaris Jenderal: Setelah sempat dirangkap oleh Ketua Umum, posisi Sekretaris Jenderal akhirnya diisi oleh Hasto Kristiyanto (kembali menjabat).
Bendahara Umum: Olly Dondokambey.
Ketua Bidang Utama (Beberapa nama penting):
Ketua Bidang Politik: Puan Maharani.
Ketua Bidang Pemerintahan dan Otonomi Daerah: Ganjar Pranowo.
Ketua Bidang Perekonomian: Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi: Djarot Saiful Hidayat.
Ketua Bidang Penanggulangan Bencana: Tri Rismaharini.
2. Arah Kebijakan dan Strategi Partai
PDIP menegaskan beberapa komitmen dan arah strategis di tahun 2025, terutama dalam menghadapi dinamika politik dan Pemilu 2029:
Fokus Ekonomi Kerakyatan: PDIP, khususnya di tingkat daerah seperti Jawa Timur, menekankan perlunya memperkuat kerja pada isu-isu dasar seperti stabilitas harga pangan, perlindungan pekerja informal, penguatan petani kecil, dan dukungan bagi UMKM. Mereka ingin "hadir di ruang dapur rakyat."
Strategi Lintas Generasi: Memperbarui strategi politik, komunikasi, dan program kerakyatan berdasarkan data empiris untuk merawat loyalis sambil menggarap pemilih muda dan rasional.
Komitmen Politik Inklusif: Menegaskan komitmen untuk membuka ruang partisipasi aktif bagi generasi muda dalam kehidupan politik nasional.
Soliditas Partai: Ketua Umum Megawati Soekarnoputri terus menginstruksikan pentingnya soliditas kader di semua tingkatan, mengutip ajaran Bung Karno bahwa partai politik adalah tiang negara yang harus dijaga kekokohannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar