Beberapa berita terbaru mengenai Partai Gerindra di tahun 2025, khususnya yang terjadi dalam bulan November 2025:
Fokus Utama dan Kegiatan November 2025
Partai Gerindra pada akhir November 2025 terlihat fokus pada aksi kemanusiaan dan legislasi di parlemen.
1. Aksi Kemanusiaan dan Tanggap Bencana
Instruksi Gerak Cepat Bencana: Sekretaris Jenderal Gerindra, Sugiono, memberikan instruksi kepada seluruh kader dan organisasi sayap partai untuk segera bergerak dan melakukan aksi kemanusiaan membantu korban bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera (Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat).
Bantuan di Sumatera: DPD Gerindra Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan bantuan, termasuk 5.000 paket makanan dan sembako, untuk warga di Medan, Pakpak Bharat, dan 19 kecamatan lain yang terdampak banjir.
2. Kesejahteraan Masyarakat
Bantuan Becak Listrik: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Banjarnegara menerima 100 unit becak listrik dari Presiden RI, H. Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan tukang becak.
3. Kegiatan Legislasi dan Kebijakan Publik
Revisi UU Antimonopoli: Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra, Kawendra Lukistian, mendorong revisi Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat (UU Antimonopoli). Tujuan utamanya adalah memastikan perlindungan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi prioritas.
Dukungan Program: Gerindra juga terlihat aktif dalam mendukung program-program pemerintah daerah, seperti dukungan Fraksi Gerindra DPRD Jember terhadap program penataan PKL dan dorongan anggota dewan Gerindra untuk penegakan hukum Polantas yang lebih humanis.
Peristiwa Penting Awal Tahun 2025
Di awal tahun 2025, telah terjadi Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Gerindra yang menghasilkan keputusan penting:
Ketua Umum dan Dewan Pembina: Bapak H. Prabowo Subianto secara aklamasi ditetapkan kembali sebagai Ketua Umum dan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra untuk periode 2025-2030. Keputusan ini memperkuat posisi sentral beliau dalam arah kebijakan partai ke depan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar