Kebenaran di Hadapan Kekuasaan
Di tengah gemuruh kebencian dan tekanan massa, Yesus berdiri di hadapan Pontius Pilatus. Bukan sebagai seorang terdakwa yang ketakutan, melainkan sebagai Raja yang membawa kebenaran abadi ke dalam ruang sidang duniawi.
Dalam Yohanes 18:37, Yesus menjawab dengan tenang namun tegas:
"Untuk itulah Aku lahir dan untuk itulah Aku datang ke dalam dunia ini, supaya Aku memberi kesaksian tentang kebenaran; setiap orang yang berasal dari kebenaran mendengarkan suara-Ku."
Pilatus bertanya, "Apakah kebenaran itu?" Namun, ia tidak menunggu jawaban. Ia terperangkap dalam politik, takut akan kehilangan posisi, dan akhirnya menyerah pada suara kerumunan. Yesus, di sisi lain, tidak berkompromi. Ia menunjukkan bahwa kebenaran sejati tidak ditentukan oleh pendapat orang banyak atau kekuasaan dunia, melainkan oleh ketaatan kepada Bapa.
Di hadapan Pilatus, Yesus memenangkan pertempuran yang jauh lebih besar: pertempuran bagi jiwa manusia. Dia tetap teguh, karena Dia sendiri adalah Kebenaran itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar