Menjadi Cermin Keindahan Kristus
Titus 2:1-10
Seringkali kita menganggap Titus 2 adalah sekadar daftar aturan perilaku bagi orang tua, orang muda, dan hamba. Namun, jika kita membaca lebih teliti, kunci dari seluruh pasal ini bukanlah kekuatan kehendak kita, melainkan pengenalan akan kasih karunia Tuhan Yesus.
Rasul Paulus menasihati jemaat agar hidup dengan bijaksana, setia, dan tulus. Mengapa? Bukan supaya kita terlihat hebat, melainkan agar "ajaran tentang Allah, Juruselamat kita, dipuji oleh semua orang" (ay. 10).
Hidup kita adalah "surat terbuka" yang dibaca oleh dunia. Ketika orang muda belajar menguasai diri, atau ketika kita menunjukkan integritas dalam pekerjaan, kita sebenarnya sedang melukiskan karakter Yesus di tengah dunia yang gelap. Kita tidak hidup tertib agar selamat, tetapi kita hidup tertib karena kita telah diselamatkan oleh kasih karunia yang memulihkan.
Mari jadikan setiap tindakan kita sebagai kesaksian. Saat orang melihat cara kita bertutur kata dan bekerja, semoga yang mereka lihat bukan kebaikan kita, melainkan pantulan keindahan karakter Yesus Kristus yang hidup di dalam kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar