Mari kita lanjutkan narasi aktif untuk Lukas pasal 3, di mana Yesus melangkah keluar dari masa tersembunyi-Nya dan mulai dinyatakan kepada dunia melalui pelayanan Yohanes Pembaptis.
Yohanes Pembaptis Mempersiapkan Hati Bangsa bagi Yesus
Lukas 3:1-14. Firman Allah datang kepada Yohanes, anak Zakharia, di padang gurun pada tahun kelima belas dari pemerintahan Kaisar Tiberius. Yohanes menjelajahi seluruh daerah Yordan dan menyerukan baptisan pertobatan demi pengampunan dosa. Ia berteriak agar setiap orang meluruskan jalan bagi Tuhan, sebab setiap lembah akan ditimbun dan setiap gunung akan menjadi rata demi melihat keselamatan dari Allah yang hadir dalam diri Yesus.
Pemisahan Antara Mesias yang Berkuasa dan Utusan-Nya
Lukas 3:15-20. Orang banyak mulai bertanya-tanya dalam hati apakah Yohanes adalah Mesias yang mereka nantikan. Yohanes segera menjawab bahwa ia membaptis dengan air, tetapi Seorang yang lebih berkuasa akan datang untuk membaptis dengan Roh Kudus dan api. Yohanes merasa tidak layak bahkan untuk membuka tali kasut Yesus; ia menegaskan bahwa Yesus-lah yang memegang alat penampi di tangan-Nya untuk mengumpulkan gandum ke dalam lumbung-Nya.
Bapa dan Roh Kudus Memberi Kesaksian atas Keilahian Yesus
Lukas 3:21-22. Yesus datang dan memberi diri-Nya dibaptis bersama-sama dengan seluruh rakyat yang ada di sana. Ketika Ia sedang berdoa, langit terbuka dan Roh Kudus turun dalam rupa burung merpati ke atas-Nya. Sebuah suara dari langit terdengar menyapa Yesus bahwa Ia adalah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Mulah Aku berkenan. Peristiwa ini meresmikan Yesus secara publik sebagai Anak Allah yang diutus ke dunia.
Silsilah Yesus yang Menghubungkan Sang Juru Selamat dengan Kemanusiaan
Lukas 3:23-38. Yesus memulai pelayanan-Nya ketika Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun. Silsilah-Nya ditarik mundur melewati Daud, Abraham, hingga Adam, anak Allah. Daftar nama ini membuktikan bahwa Yesus adalah manusia sejati yang berakar dalam sejarah keturunan manusia, namun Ia juga adalah Adam Baru yang datang untuk memulihkan hubungan seluruh umat manusia dengan Pencipta-Nya.
Apakah Anda ingin saya meneruskan penceritaan aktif ini ke Lukas pasal 4, saat Yesus menghadapi pencobaan di padang gurun sebelum memulai mujizat-Nya?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar