BOJONEGORO, Penerbitmajas.com – Menghadapi tantangan pasar global dan potensi kunjungan wisatawan mancanegara, Pusat Kreativitas Bojonegoro (PUSKAB) mengambil langkah konkret untuk meningkatkan kapasitas lokal. Bekerja sama dengan RS Muna Anggita dan KAUJE, organisasi ini menggelar program pelatihan Bahasa Inggris yang menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Mendobrak Hambatan Komunikasi
Selama ini, kendala bahasa sering kali menjadi dinding penghalang bagi pedagang lokal saat berinteraksi dengan pelancong asing. Menyadari urgensi tersebut, pelatihan ini dirancang khusus untuk membekali para pengusaha kecil dengan kemampuan komunikasi praktis.
"Kami ingin para pelaku UMKM memiliki kepercayaan diri saat menjajakan produk mereka kepada turis asing. Ilmu ini adalah investasi jangka panjang agar potensi wisata Bojonegoro bisa diimbangi dengan layanan komunikasi yang mumpuni," ujar Adib Nurdiyanto, M.Pd., selaku narasumber dalam kegiatan tersebut.
Fokus pada Pemberdayaan Perempuan
Ada yang menarik dari komposisi peserta; puluhan pelaku UMKM yang hadir seluruhnya adalah kaum perempuan. Pemilihan target ini bukan tanpa alasan. Dengan membekali para ibu atau perempuan pengusaha, diharapkan ada efek domino yang tercipta. Selain untuk kepentingan bisnis, mereka dapat mentransfer pengetahuan bahasa tersebut kepada anak-anak mereka di lingkungan keluarga.
Metode Belajar yang Menyenangkan
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari di Aula RS Muna Anggita ini dikemas dalam bentuk purposive short course. Materi yang diajarkan sangat spesifik, yakni kosa kata esensial dan istilah-istilah teknis yang sering muncul dalam proses transaksi jual beli.
Direktur RS Muna Anggita, drg. Sofan Solikin, CHt, C.MH.CI, turut mengapresiasi antusiasme para peserta. Ia mencatat bahwa menciptakan suasana belajar yang santai dan menyenangkan adalah kunci agar materi dapat diserap dengan maksimal. "Di sini mereka bisa belajar dengan rileks namun tetap fokus. Untuk menambah kegembiraan, kami juga membagikan door prize bagi para peserta yang aktif," tambahnya.
Program yang diselenggarakan secara gratis ini diharapkan menjadi titik balik bagi UMKM Bojonegoro untuk lebih "go international" dan semakin siap menyambut tamu-tamu dari berbagai belahan dunia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar