Kamis, 01 Januari 2026

ASAL-USUL BADARAWUHI

Asal-usul Badarawuhi berasal dari sosok Ratna Narekh, seorang penari sakti dari Jawa Timur yang diusir dari Kerajaan Pantai Selatan karena merasuki penari lain. Setelah diusir, ia berkelana, menetap di sebuah desa (Desa Penari), menjadi penjaga sendang, dan berubah menjadi siluman ular cantik yang meminta tumbal penari untuk menyenangkan roh penjaga hutan, dengan ciri khas busana hijau ala Pantai Selatan dan wujud siluman ular saat marah.

Rangkuman 
Asal-Usul Badarawuhi: Berawal dari Ratna Narekh: Badarawuhi adalah jelmaan atau kelanjutan dari Ratna Narekh, seorang wanita sakti di masa Kerajaan Kediri yang ahli dalam ilmu kanuragan dan kanujiwan (ilmu kebatinan). Terusir dari Pantai Selatan: Ratna Narekh diusir dari Kerajaan Pantai Selatan karena merasuki penari lain, melanggar aturan, dan menantang penghuni hutan. Menjadi Penjaga Sendang: Ia mengembara dan akhirnya menetap di sebuah desa di Jawa Timur, menjadi penjaga sendang yang menjadi tempat ritual tarian. Wujud dan Sifat: Cantik dan Menggoda: Berwujud wanita cantik berkebaya hijau, anggun, dan suka menggoda, sering kali ingin menjadikan wanita lain sebagai 'Dawuh' (penari) untuknya. Siluman Ular: Saat marah atau wilayahnya dilanggar, wujudnya berubah menjadi siluman ular setengah wanita dengan kekuatan besar. Kebutuhan Akan Dawuh: Badarawuhi membutuhkan penari baru (Dawuh) secara terus-menerus untuk menari baginya, yang menjadi inti konflik dalam cerita KKN di Desa Penari. Terhubung dengan Pantai Selatan: Pakaian hijaunya mencerminkan identitasnya sebagai utusan atau sisa-sisa pengikut Ratu Pantai Selatan, meskipun kekuatannya telah dicabut.

Tidak ada komentar: