Asal-Usul Badarawuhi:
Berawal dari Ratna Narekh: Badarawuhi adalah jelmaan atau kelanjutan dari Ratna Narekh, seorang wanita sakti di masa Kerajaan Kediri yang ahli dalam ilmu kanuragan dan kanujiwan (ilmu kebatinan).
Terusir dari Pantai Selatan: Ratna Narekh diusir dari Kerajaan Pantai Selatan karena merasuki penari lain, melanggar aturan, dan menantang penghuni hutan.
Menjadi Penjaga Sendang: Ia mengembara dan akhirnya menetap di sebuah desa di Jawa Timur, menjadi penjaga sendang yang menjadi tempat ritual tarian.
Wujud dan Sifat:
Cantik dan Menggoda: Berwujud wanita cantik berkebaya hijau, anggun, dan suka menggoda, sering kali ingin menjadikan wanita lain sebagai 'Dawuh' (penari) untuknya.
Siluman Ular: Saat marah atau wilayahnya dilanggar, wujudnya berubah menjadi siluman ular setengah wanita dengan kekuatan besar.
Kebutuhan Akan Dawuh: Badarawuhi membutuhkan penari baru (Dawuh) secara terus-menerus untuk menari baginya, yang menjadi inti konflik dalam cerita KKN di Desa Penari.
Terhubung dengan Pantai Selatan: Pakaian hijaunya mencerminkan identitasnya sebagai utusan atau sisa-sisa pengikut Ratu Pantai Selatan, meskipun kekuatannya telah dicabut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar