Sabtu, 29 November 2025

Berita terbaru mengenai Nahdlatul Ulama (NU) di tahun 2025

Jakarta, Penerbitmajas.com - Berita terbaru mengenai Nahdlatul Ulama (NU) di tahun 2025 didominasi oleh perkembangan signifikan di tingkat Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), khususnya pada bulan November.

Dinamika Kepengurusan PBNU (November 2025)

Peristiwa paling menonjol dan menjadi pusat perhatian di internal NU adalah mengenai posisi Ketua Umum PBNU dan respons terhadap keputusan organisasi:

1. Polemik Status Ketua Umum

  • Pernyataan Syuriyah: Pada 26 November 2025, Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, dan Syuriyah PBNU mengeluarkan pernyataan bahwa Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) tidak lagi berstatus sebagai Ketua Umum PBNU terhitung mulai tanggal tersebut. Keputusan ini didasarkan pada hasil Rapat Harian Syuriyah PBNU pada 20 November 2025.

  • Reaksi Gus Yahya: Gus Yahya sendiri menyatakan bahwa surat keputusan mengenai pencopotannya tidak sah, dan ia menegaskan bahwa persoalan internal harusnya diselesaikan melalui forum tertinggi organisasi, yaitu Muktamar NU.

  • Rencana Muktamar Dipercepat: Rais Aam PBNU menyatakan akan segera menggelar Rapat Pleno atau Muktamar dalam waktu dekat untuk menyelesaikan turbulensi internal ini, dengan dukungan dari mayoritas Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU).

2. Rotasi Jabatan Internal PBNU

Di tengah polemik tersebut, pada 28 November 2025, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf melakukan rotasi besar pada jajaran fungsionaris PBNU:

  • Sekretaris Jenderal: Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dicopot dari posisi Sekjen dan digantikan oleh Amin Said Husni.

  • Bendahara Umum: Gudfan Arif Ghofur digantikan oleh Sumantri Suwarno.

  • Tujuan Rotasi: Rotasi ini diklaim bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kinerja organisasi serta mengurai penyumbatan birokrasi internal.

Program dan Kegiatan Strategis NU 2025

Selain isu kepengurusan, NU juga aktif menjalankan program strategis yang telah ditetapkan di awal tahun:

1. Musyawarah Nasional dan Konferensi Besar (Munas dan Konbes) NU 2025

  • Pada awal tahun (Februari 2025), PBNU telah mengesahkan hasil Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2025.

  • Fokus Hasil: Hasil Munas dan Konbes 2025 menjadi langkah awal untuk mempertajam ikhtiar rekontekstualisasi pemikiran pendahulu NU dalam bingkai Trilogi Ukhuwah (Islamiyah, Wathaniyah, Basyariyah) dan mendorong tata kelola organisasi yang berkelanjutan.

2. Program Prioritas Jangka Panjang

Program yang menjadi fokus utama NU di tahun 2025, yang telah berjalan sejak dua tahun sebelumnya, adalah:

  • Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU): Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan umat, dengan pembentukan satuan tugas hingga tingkat desa yang telah diselesaikan di 10 provinsi.

  • Transformasi Digital: Upaya modernisasi organisasi melalui pemanfaatan teknologi digital.

Singkatnya, berita terbaru NU di November 2025 didominasi oleh gejolak internal PBNU mengenai status Ketua Umum yang berujung pada rencana percepatan Muktamar.

Tidak ada komentar: