Minggu, 26 Agustus 2018

TINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KIMIA TATA NAMA SENYAWA DENGAN GAME KARTU UNSUR

Adanya hadiah nobel bagi para peneliti kimia dunia memberi penegasan betapa penemuan bidang kimia merupakan salah satu pengubah peradaban manusia yang sangat penting. Nobel kimia pertama diberikan pada 1901 kepada Jacobus Henricus van't Hoff dari Belanda atas penemuannya hukum dinamika kimia dan tekanan osmosis dalam larutan. Nobel kimia terakhir sampai buku ini terbit diberikan pada 2017 kepada Dubochet dari Swiss, Joachim Frank dari Jerman dan Richard Henderson dari Britania Raya untuk pengembangan mikroskopi kiro-elektron untuk penentuan struktur resolusi tinggi dari biomolekul pada benda padat. Antara tahun 1901-2017 tak terbilang penemuan bidang kimia yang merupakan hasil kerja keras dan konsisten dalam ruang-ruang terfokus laboratorium kimia. Merupakan bukti dedikasi manusia untuk menemukan sesuatu yang berguna bagi kehidupan, mempermudah pemenuhan kebutuhan yang menjadi koor revolusi industri (1750-1850). Mengubah paradigma dunia tentang teknologi kimia dari zaman sebelumnya yang tradisional. Khusus Kimiawan Nobel Senyawa Unsur kita kenal nama Henri Moissan dari Perancis (1906) yang mengisolasi unsur fluor dan pengembangan tungku listrik Mossman. Lalu Sir William Ramsay dari Inggris (1904) yang menciptakan golongan baru pada sistem periodik unsur-unsur selama beberapa waktu disebut inert atau gas mulia. Kemudian Friedrich Wilhelm Ostwald dari Jerman (1909) yang menemukan di bidang katalisis, ekuililbria kimia dan kecepatan reaksi. lantas Paul Sabatier dari Perancis (1912) untuk metode hidrogenasi senyawa kimia. Reaksi kimia sederhana dalam kehidupan melibatkan larutan dan gas kimia dengan berbagai percobaan di laboratorium merupakan kegiatan siswa dalam memahami dasar dari kegunaan zat kimia dalam skala pabrik dan besar. Upaya mempermudah penguasaan dasar ilmu kimia sebagai karya inovasi pembelajaran seperti tertuang dalam buku ini berarti sangat penting dan patut dipuji.

Tidak ada komentar: