Senin, 02 Februari 2026

PTSD

Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) atau Gangguan Stres Pascatrauma adalah gangguan mental serius akibat mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis yang mengancam nyawa (seperti perang, bencana, kekerasan). 

Gejalanya meliputi kilas balik (flashback), mimpi buruk, kecemasan ekstrem, dan penghindaran hal-hal yang mengingatkan pada trauma. PTSD mengganggu kehidupan sehari-hari dan memerlukan penanganan profesional. Berikut adalah poin-poin penting mengenai PTSD: Penyebab: Peristiwa traumatis seperti kecelakaan, pelecehan seksual, bencana alam, atau peperangan. Gejala Utama: Intrusi: Mengingat kembali peristiwa traumatis secara berulang (flashback), mimpi buruk. Penghindaran: Berusaha menghindari pikiran, perasaan, tempat, atau orang yang mengingatkan pada kejadian tersebut. Perubahan Kognisi & Suasana Hati: Perasaan negatif tentang diri sendiri, menyalahkan diri, atau sulit merasakan emosi positif. Reaktivitas: Mudah terkejut, waspada berlebihan, perilaku agresif, atau sulit tidur. Dampak: Memengaruhi fungsi sosial, kinerja, dan fisik penderitanya. Penanganan: Melalui psikoterapi (terapi perilaku kognitif/CBT) dan obat-obatan yang disarankan dokter. Tidak semua orang yang mengalami trauma akan mengidap PTSD, tetapi gejala yang berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari perlu segera dikonsultasikan ke tenaga medis.

Tidak ada komentar: