Jika Lukas 9 adalah tentang persiapan dan pengenalan identitas Yesus, Lukas 10 adalah tentang aksi dan implementasi. Pasal ini sangat terkenal karena memuat kisah-kisah yang mendefinisikan apa artinya menjadi sesama manusia dan murid yang baik.
Berikut adalah pembagian utama dalam Lukas 10:
1. Pengutusan 70 Murid
Bukan lagi hanya 12 rasul, Yesus mengutus 70 murid lainnya berdua-dua ke setiap kota yang akan dikunjungi-Nya.
* Misi: Mereka diutus seperti "anak domba ke tengah-tengah serigala".
* Hasil: Mereka pulang dengan sukacita karena setan-setan takluk.
* Pesan Yesus: Jangan bersukacita karena kuasa gaib, tetapi bersukacitalah karena "namamu terdaftar di sorga."
2. Perumpamaan Orang Samaria yang Murah Hati
Salah satu kisah paling ikonik dalam Alkitab. Berawal dari pertanyaan seorang ahli Taurat tentang "Siapakah sesamaku manusia?", Yesus menjawab dengan cerita ini:
* Seorang pria dirampok dan dibiarkan setengah mati.
* Imam dan orang Lewi (tokoh agama) lewat tetapi mengabaikannya.
* Orang Samaria (yang secara sosial dimusuhi Yahudi) justru berhenti, merawat lukanya, dan membiayai penyembuhannya.
* Intinya: Menjadi "sesama" bukan soal status atau ras, tapi soal menunjukkan belas kasihan secara nyata.
3. Maria dan Marta
Yesus mengunjungi rumah dua bersaudara ini, dan terjadilah kontras yang menarik:
* Marta: Sibuk sekali melayani dan mempersiapkan makanan (aktif/sibuk).
* Maria: Duduk dekat kaki Yesus dan mendengarkan firman-Nya (kontemplatif/fokus).
* Teguran Lembut Yesus: Ketika Marta protes karena Maria tidak membantunya, Yesus berkata bahwa Maria telah memilih "bagian yang terbaik" yang tidak akan diambil darinya.
Perbandingan Karakter
| Karakter | Fokus Utama | Pelajaran |
|---|---|---|
| 70 Murid | Pelayanan Lapangan | Otoritas datang dari Allah, bukan kekuatan sendiri. |
| Orang Samaria | Kasih yang Praktis | Iman tanpa perbuatan kasih adalah kosong. |
| Maria | Mendengarkan | Prioritas spiritual lebih penting daripada kesibukan pelayanan. |
Apa yang Menarik?
Lukas 10 menunjukkan keseimbangan antara bekerja (seperti 70 murid), peduli (seperti orang Samaria), dan berhenti sejenak untuk mendengar (seperti Maria).
Apakah Anda ingin saya menggali lebih dalam mengenai makna di balik perumpamaan Orang Samaria, atau mungkin Anda tertarik membahas mengapa Yesus memilih angka 70 untuk diutus?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar