Rabu, 21 Januari 2026

Roma 2:15

Roma 2:15 dalam Alkitab menjelaskan bahwa orang non-Yahudi (Gentil) menunjukkan hukum Allah tertulis di hati mereka melalui hati nurani, di mana pikiran mereka saling menuduh atau membela, membuktikan adanya kesadaran moral internal yang mencerminkan isi hukum Taurat meskipun tidak menerimanya secara tertulis seperti orang Yahudi. 


Ayat ini menekankan bahwa Allah menilai perbuatan berdasarkan hati nurani yang diberikan kepada semua manusia, bukan hanya hukum Musa yang tertulis. 

 Isi Roma 2:15 (Terjemahan Umum): "Sebab dengan itu mereka menunjukkan, bahwa isi hukum Taurat ada tertulis di dalam hati mereka dan suara hati mereka turut bersaksi dan pikiran mereka saling menuduh atau saling membela.".

 Penjelasan Inti:

 Hukum Tertulis di Hati: Bukan hukum Taurat dalam bentuk batu, melainkan prinsip-prinsip moral dasar tentang benar dan salah yang ditanamkan Allah dalam setiap manusia. 

Suara Hati Nurani: Hati nurani (conscience) bertindak sebagai saksi internal, memberikan kesaksian terhadap tindakan seseorang.

 Pikiran Saling Menuduh/Membela: Pikiran manusia sendiri menjadi hakim, mengakui kesalahan atau membenarkan diri sendiri, menunjukkan bahwa mereka tahu apa yang benar. 

Implikasi: Orang-orang yang tidak memiliki hukum Taurat tertulis pun tetap bertanggung jawab secara moral karena mereka memiliki hukum batin ini, dan akan dihakimi sesuai perbuatan hati nurani mereka. 

 Secara ringkas, Roma 2:15 menunjukkan bahwa setiap orang memiliki standar moral internal (hati nurani) yang berfungsi seperti hukum, yang membuktikan pengetahuan bawaan tentang kebenaran dan keadilan yang berasal dari Alla

Tidak ada komentar: