Jumat, 31 Agustus 2018

Lentera Sang Guru

Kata lentera termasuk kata benda atau nomina. Dengan demikian kata ini dapat dipakai sebagai nama suatu benda, orang, tempat dan apa pun yang dapat dibendakan. Makna aslinya adalah lampu kecil bersifat portabel yang berkaca, dapat ditenteng, dan dipakai orang dalam menembus kegelapan malam misalnya mencari orang hilang atau memeriksa sawah. Makna meluasnya semua yang merupakan sumber cahaya dapat menggunakan kata lentera. Misalnya lampu neon itu telah menjadi lentera selama ini dan kini banyak digantikan oleh kehadiran lampu tel. Contoh lain: Dia lentera hidupku, aku sangat bersyukur memiliki dia yang selalu memperhatikan dan memedulikan perkembanganku. Makna meluas yang bersifat konotatif inilah yang dipakai dalam buku ini, Lentera Sang Guru. Sebagai judul buku frasa ini jelas mewakili semua cerpen yang ada, bahwa ternyata guru sebagai penerang kehidupan mempunyai banyak hal kebaikan yang memberi semangat kehidupan kepada orang di sekelilingnya. Sebagai perbandingan cerita guna memperkaya materi yang kita bahas, kita dapat mengambil cerita-cerita yang berkaitan dengan lentera. Misalnya cerita nasihat bijak supaya orang selalu berjaga-jaga dalam kesehariannya dengan terus menyalakan lenteranya. Lalu cerita orang jangan menaruh lentera di bawah ranjang supaya orang dapat melihat terang yang dipancarkannya. Dan sebagainya. Nilai-nilai moral tentang cahaya, lampu, pelita, lentera, obor, petromaks, lampu pijar, dop, neon, lampu TL, lampu merkuri, teplok, ublik, lilin, lampu mercusuar dan sebagainya terkait cahaya memang selalu menginspirasi sebagai sumber terang. Besar atau kecil sumber cahaya ini, semua istilah dapat mengingatkan kita akan adanya sebuah nilai: Jadilah terang dunia. Dan guru secara meyakinkan telah menjalankan profesi penerang ini. Apa saja kebaikan dari perkataan, perbuatan dan tindak-tanduk guru yang membekas di hati kita sehingga kita merasa diteranginya? Lalu apa sumber terang bagi kehidupan guru sendiri? Terang memang dapat diberikan dan diterima. Sedang kita termasuk guru dapat memberi dan menerima terang.

Judul Buku: Lentera Sang Guru : Kumpulan Cerpen

Pengarang: Tuwuh Handayani

ISBN: 978-602-6346-66-7

Tidak ada komentar: