Jumat, 31 Agustus 2018

ESAI PENDIDIKAN BERKUALITAS

Mutu mempunyai tolok ukur, kualitas mempunyai persyaratan. Guna menghasilkan yang terbaik (kualitas/mutu terbaik) standar yang diterapkan mesti tinggi, baik dari segi bentuk dan isi, apa pun bidang. Guna mencapai standar bermutu/berkualitas tinggi maka butuh perilaku profesional. Profesionalitas dapat diperoleh dengan menerapkan kerja secara terukur baik dari segi waktu, tenaga, uang. Pertarungan kualitas dapat diselenggarakan guna memacu kinerja lebih baik dan lebih maksimal. Bidang apa pun. Sudah tentu setiap bidang mempunyai faktor-faktor materi khusus sesuai disiplin ilmu/profesi. Pengukurannya dapat dilakukan secara kuantitatif maupun secara kualitatif. Dengan demikian langkah pertama guna menentukan kualitas suatu hal adalah menentukan pokok pikiran/tema/gagasan tentang apa yang diukur kualitasnya. Kita tentukan permasalahan apa yang ada pada tema itu, apa yang telah dilakukan/terjadi sebelumnya, faktor-faktor pengubah (variabel) apa yang dapat mempengaruhi masalah itu. Berlaku hukum probabilitas, kita tentukan hipotesa apa yang bakal terjadi bila suatu perlakuan berdasar variabel itu diterapkan. Kita tenhtukan materi yang akan diuji dan media pengujinya apa, lalu metode. Di sisinya kita tetapkan parameter penilaian. Dari hasil pengujian itu kita bahas berdasar teori yang sedari awal teori kita siapkan. Di sini terjadi analisis. Analisis berdasar fakta, asumsi dan teori sebagai kekayaan tentang hal yang sama sebelumnya. Khusus di bidang pendidikan, mari kita petakan semuanya dengan gambaran umum seperti yang dipaparkan ini. 

Tidak ada komentar: