Abstract
Jumlah anjing yang diperiksa selama tiga tahun dari bulan Januari tahun 1991 sampai dengan bulan Desember tahun 1993 di Poliklinik Hewan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya sebanyak 6972 ekor. Anjing yang menderita Ankilostomiasis ditemukan 274 ekor (3,93%) dari 555 kasus cacing dari pemeriksaan tersebut. Analisis data yang digunakan adalah epidemiologi deskriptif dan analitik.
Hasil klasifikasi kasus Ankilostomiasis dibagi menjadi empat kelompok yaitu kelompok bangsa (anjing ras murni, anjing lokal dan anjing c:ampuran, kelompok umur (anjing umur enam bulan ke bawah, anjing umur di atas enam bulan, anjing umur satu tahun dan anjing umur di atas satu tahun), kelompok jenis kelamin (anjing jantan dan anjing betina) dan kelompok kejadian kasus pada musim (pada musim penghujan dan pada musim kemarau).
Penelitian ini menunjukkan bahwa kejadian Ankilostomiasis paling tinggi ditemukan pada anjing jantan, campuran, dengan umur muda pada musim penghujan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar