Rabu, 29 Agustus 2018

MENYELAMI USIA

Munculnya buku-buku novel/kumpulan cerpen/puisi karya masyarakat dari segala lapisan umur dan kelompok dapat disambut dengan berbagai pendekatan. Kalau kaum seniman lebih tertarik mengkaji secara struktural karya, kaum umum lebih tertarik membahas dari segi sosial. Dapat dipahami bahwa teori kesenian sebagai alat pendekatan analisis terhadap suatu karya seni -di tingkat dunia sekalipun- ada bermacam-macam. Mulai dari teori adiluhung karya seni, teori tiruan kenyataan, teori ekspresi diri, teori universalisasi indiviidu, sampai karya seni sebagai wujud komunikasi populer. Apakah dengan demikian karya yang lebih diteliti dengan pendekatan sosiologi sastra ini kemudian tak masuk dalam ranah karya sastra? Tunggu dulu, bagaimanapun itu termasuk karya sastra. Tinggal penggolongannya tepat di mana guna sebuah justifikasi perkembangan sastra sekaligus perkembangan humaniora dengan ilmu-ilmunya yang berguna bagi kehidupan. Secara praksis itu yang lebih dibutuhkan bagi kemanusiaan dan nilai-nilai itu dapat dieksplorasi dengan mencari kelebihan-kelebihannya. Semua karya pasti punya kelebihan, maka di sinilah kita memberi penghormatan tinggi kepada setiap upaya guna mencapai dan mewujudkan kelebihan itu. Terlebih puisi yang ditulis oleh orang yang telah sebegitu lama menggelutinya. Getar rasa itu begitu terasa. Seperti peribahasa seperti kelapa makin tua makin bersantan. Mari kita simak karya-karya dalam buku puisi ini. lalu kita hidangkan kelebihannya guna hamparan hati yang terbuka. tafsir terbuka merupakan sebuah jawaban dari setiap kegelisahan mencermati setiap kata yang merupakan ekspresi hati dan pengalaman diri penyairnya, di sini. Kejujuran merupakan sebuah nilai yang dapat ditransfer guna menilai setiap pengalaman pasti punya makna dan pesan moral. Rasa syukur adalah pelita hati yang menerangi jalan agar perjalanan berpuisi ini menemukan muara hikmah dan manfaatnya bagi langkah ke depan. Kebahagiaan, itulah tujuan kita dalam berkesenian. Pastikan kebahagiaan itu menjadi milik Anda setelah membaca buku puisi ini.

Judul Buku: “MENYELAMI USIA”: ANTOLOGI PUISI 18

Penyair: Imas Rofi’ah 

ISBN: 978-602-6346-70-4

Tidak ada komentar: