Senin, 06 September 2010

Inobel


Bermula dari Lomba Inovasi Pembelajaran (INOBEL) Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2016 diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Temanya: “Inovasi Pembelajaran sebagai Upaya Mewujudkan Indonesia Pintar, Terampil, dan Berkarakter.” Ada tiga bidang inovasi pembelajaran yang dilombakan yaitu dengan kode MIPA (Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam), IPSB (Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa, PPKn dan Muatan Lokal), SORAK (Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Seni Budaya, Prakarya, Pendidikan Agama, dan Bimbingan Konseling). Penulis mengikuti lomba INOBEL kategori SORAK (singkatan dari Seni, Olah Raga, Agama, Bimbingan Konseling). Karya ilmiah yang diikutsertakan penulis dalam lomba ini berjudul “Peningkatan Hasil Belajar Menulis Cerkak Dengan Foto SMSHP (Selfie Media Sosial dan Hubungan Pertemanan)”. Rangkaian panjang penilaian lomba ini pun dilalui sejak publikasi lomba April-Mei 2016. Dimulai dari Tahap I pengiriman dokumen materi lomba Mei-Juli 2016. Tahap II penilaian esensi karya INOBEL oleh dewan juri. Tahap III penilaian tampilan karya untuk menentukan 10 finalis. Tahap IV presentasi karya di forum terbuka dinilai juri. Terhitung juri telah menyeleksi sekitar 1200 karya peserta lebih karya peserta lomba INOBEL guru SMP. Sejumlah 240 peserta dengan karya terbaik mengikuti workshop. Di sini penulis masuk di dalamnya dan ikut workshop perlombaan angkatan I di Bogor 10-14 Oktober 2016. Dari 240 karya terbaik peserta dipilih 89 karya terbaik untuk masuk Tahap III dan IV Final di Jakarta 7-11 November 2016. Alhasil penulis meraih Juara I Lomba Inovasi Pembelajaran Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2016, Kategori SORAK atau disebut juga kategori SORAM (Seni, Olah Raga, Agama dan Muatan Lokal). Lomba INOBEL diadakan pemerintah setiap tahun. Logis pengalaman penulis bermanfaat bila dibagikan. Umumnya bagi dunia pendidikan Indonesia; dan khususnya bagi sesama guru terutama yang berminat mengikuti lomba yang sama di tahun-tahun mendatang. Pilihan penulis adalah membagikan materi karya ilmiah penulis. Disiarkan penulis dalam buku ini pada Bagian I “INOVASI PEMBELAJARAN INDONESIA, SEBUAH INOVASI GURU”. Para juara Lomba Inobel 2016 dianugerahi penghargaan. Termasuk penulis. Salah satu penghargaan itu adalah Program pemberian penghargaan kepada guru berprestasi pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) untuk mengikuti short course ke Belanda pada 5–16 Desember 2016. Sejumlah 11 orang menjadi tim guru berprestasi dalam program ini. Yaitu para Juara I dan Juara II INOBEL (bidang MIPA, IPSB, SORAK), juga Juara I OGN (Olimpiade Guru Nasional) IPA, IPS, Matematika, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia. Didampingi 3 orang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan termasuk Prof. Dr. Wardiman Djoyonegoro, total rombongan 14 orang. Tempat yang dikunjungi adalah Windesheim University, ICLON Leiden University, KBRI Indonesia di Den Haag, Sekolah-sekolah primary dan secondary education (Van Der Capellen Zwolle, OBS De Krullevar Zwolle, Rijnlands Lyceum Sassenheim, dan Wolfert Tweetalig Rotterdam). Maksud pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk memperoleh berbagai gagasan baru yang dapat dijadikan rujukan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Khususnya dalam pengelolaan kinerja dan pelatihan guru serta peningkatan kompetensi guru dalam penyelenggaraan pembelajaran. Bagian II buku ini berisi jurnal kegiatan selama di Belanda. Bagian ini bersumber dari LAPORAN KEGIATAN SHORTCOURSE GURU SMP BERPRESTASI TAHUN 2016 KE BELANDA oleh Tim guru berprestasi yang dikirim ke Belanda ini. Anggota tim ini adalah Dra. Sosiati Gunawan, M.A., Dra. Nani Dahniarni, Drs. F.A. Suprapto Mukti Wibowo, M.Pd., Ai Tin Sumartini, M.Pd., Emi Sudarwati, S.Pd. (penulis buku ini), Imam Muttaqin, M.Pd., Suparno, S.Pd., Nia Kania Dewi, S.Pd., M.M., Iis Nur'aeni, M.Pd., Gilang Asri Devianty, S.Pd., Herwin Hamid, S.Pd., M.Pd., Febtika Reysne, M.Pd., Endang Widoretno, S.Pd., M.Pd. Laporan tersebut merupakan tulisan semua anggota (termasuk penulis) yang sepakat saling membantu dan memberikan laporannya untuk disusun dalam laporan tim. Yang disajikan penulis di sini tidak semata-mata sama persis dengan laporan. Tapi sudah diolah oleh penulis dengan tambahan sudut pandang penulis dan catatan-catatan kegiatan pribadi penulis. Kesamaan isi dengan laporan tim merupakan keniscayaan karena memang bersumber darinya. Namun sudah ada perbedaan cara penulisan dan beberapa tambahan catatan pribadi penulis tersebut. Untuk itu penulis berterimakasih kepada semua Bapak/ Ibu/ Saudara/ Saudari yang namanya disebut dalam tulisan ini. Serta terimakasih kepada semua Bapak/ Ibu/ Saudara/ Saudari yang tak sempat disebut namanya yang mendukung dan memungkinkan penulis menjadi bagian dari tim yang beruntung ini. Penulis mohon maaf bila ada kekurangan dalam penyajiannya. Semua semata-mata demi bermanfaatnya informasi kegiatan yang telah penulis jalani bagi khalayak pembaca. Dan, disusun dalam satu kesatuan komprehensif dengan bagian lain dari buku ini. Karena, kegiatan ini memang tidak dapat dipisahkan dari anugerah yang diterima penulis setelah meraih juara INOBEL tersebut. Dan tentu saja tak dapat dipisahkan dengan karya siswa-siswi SMPN 1 Baureno tempat penulis mengabdi, sebagai wujud karya hasil pembelajaran dengan metode ini, dan terhimpun dalam buku ini pada Bagian III “KARYA SISWA BAURENO, SEBUAH ANTOLOGI”. Sebagai penutup, penulis mengajak pembaca menikmati crita cekak penulis. Dua cerkak penulis yang disiarkan dua koran yaitu Jawa Pos Radar Bojonegoro dan Solo Pos kembali disiarkan buku ini. Yaitu pada Bagian IV “CERITA PENULIS, DUA CRITA CEKAK”.

Judul Buku: INOBEL Inovasi Pembelajaran Indonesia, Sistem Pendidikan Belanda, dan Karya Siswa Baureno

Penulis: Emi Sudarwati dan Siswa-Siswi SMPN 1 Baureno

ISBN: 978-602-6346-08-7

Tidak ada komentar: