Senin, 06 September 2010

Sejarah Sastra dan Literasi Bojonegoro

Kegelisahan terbesar sastra Bojonegoro adalah sastra Bojonegaran yang memberi tawaran baru segala aspek bentuk dan tema Bojonegaran. Mungkin sastra Jawa Bojonegaran sudah diwakili capaiannya oleh pengarang- pengarang sastra Jawa Bojonegoro. Tapi yang sastra Indonesia Bojonegaran? Munculnya banyak penulis menggembirakan. Kelompok besar penulis Bojonegoro merupakan salah satu tempat untuk bersama memikirkan pertanyaan berkonteks sastra Indonesia Bojonegaran (selain banyak manfaat lain terkait kepenulisan). Semoga ada yang menangkap kegelisahan ini dan langsung mewakili kita menghasilkan karya berkepribadian kuat spirit tanah kampung halaman kita ini.
Dengan pemahaman atas peta yang demikian gamblang tentang sastra dan literasi Bojonegoro, menyusun sejarah sastra Bojonegoro jelas tidak dapat disamakan metodenya dengan sejarah sastra Indonesia di tangan HB Jassin. Sejarah sastra Bojonegoro -khususnya sastra Indonesia Bojonegaran- adalah sejarah yang masih bergulat untuk mencari karya-karya sastra utama dalam dominasi karya-karya sastra literasi (literasi sastra), seraya sekaligus terus mendorong munculnya karya-karya baru yang mendaki untuk mencapai bentuk dan tema terbaiknya. Benar, ini wilayah estetika, dan rentan kritik tujuan/manfaat sastra tidak sesempit itu. Perlu diingat bila karya mencapai bentuk dan tema terbaiknya, sesungguhnya di situlah letak refleksi dari kebutuhan dan permasalahan manusia sendiri. Di sini termasuk pula permasalahan sosial yang lebih dianggap relevan untuk dibantu pemecahan masalahnya dengan seni/sastra, terutama bila jurnalistik bungkam.

Judul Buku: Sejarah Sastra dan Literasi Bojonegoro

Penulis: Yonathan Rahardjo

ISBN: 78-602-51244-3-3

Tidak ada komentar: